Dengan Tidak Mengingatnya - Cara Paradoks Meningkatkan Daya Ingat
Kalau kalian pikir meningkatkan daya ingat itu harus dengan menghapal dan latihan terus-menerus, kalian salah besar. Justru kebalikannya yang benar. Semakin keras kalian mencoba mengingat sesuatu, semakin susah diingat. Inilah yang saya sebut "paradoks ingatan".
Memori manusia itu aneh. Dia seperti anak kecil yang bandel semakin dipaksa, semakin memberontak. Bayangkan saat kalian mencoba mengingat nama seseorang yang baru dikenal. Semakin dipaksakan, nama itu malah semakin menjauh dari pikiran. Tapi begitu kalian menyerah dan berhenti memaksa, tiba-tiba nama itu muncul sendiri.
Ketika otak kita rileks, jalur saraf di hippocampus (bagian otak yang mengatur memori) justru bekerja lebih optimal. Ini sebabnya banyak ide cemerlang muncul saat kita sedang mandi atau hampir tertidur saat pikiran tidak sedang dipaksa bekerja.
Ketika Anda mencoba mengingat sesuatu yang hampir terlupakan, otak bekerja lebih keras dibanding saat Anda hanya mengulang-ulang informasi. Proses mengingat kembali ini memperkuat koneksi saraf.
Contohnya, saat belajar kosakata baru. Daripada mengulang kata yang sama 20 kali berturut-turut, lebih baik Anda mempelajarinya, lakukan aktivitas lain, lalu coba ingat kembali. Ini disebut "pengambilan terjeda" dan terbukti lebih efektif.
Teknik "tidak mengingat" ini dikenal juga sebagai "selective forgetting". Dengan sengaja melupakan detail yang tidak penting, otak kita jadi punya lebih banyak "RAM" untuk menyimpan informasi yang benar-benar kita butuhkan. Prinsipnya mirip dengan membersihkan kamar buang yang tidak perlu agar yang penting lebih mudah ditemukan.
Untuk Praktiknya Kalian bisa mencoba teknik tulis semua yang ada di pikiran ke kertas atau gadget. Dengan mengeluarkannya dari kepala, kalian membebaskan kapasitas mental untuk hal lain yang lebih penting. Mirip seperti saat kalian mengeluarkan file dari komputer ke hard disk eksternal.
Satu lagi, cobalah teknik "outsourcing ingatan" gunakan alat seperti catatan, kalender digital, atau aplikasi pengingat untuk menyimpan detail-detail kecil. Dengan menyerahkan beban mengingat jadwal dokter gigi atau tanggal bayar listrik ke alat eksternal, otak kalian jadi punya kapasitas lebih untuk hal-hal yang memang perlu diingat.
Jadi, paradoksnya: jika Anda ingin mengingat lebih baik, berilah diri Anda kesempatan untuk lupa dulu. Ini seperti melangkah mundur untuk melompat lebih jauh.
Dan Berhentilah memaksakan diri mengingat segalanya. Justru dengan melepaskan keinginan untuk mengingat, daya ingat kalian akan meningkat secara alami. Paradoks memang, tapi begitulah cara kerja otak kita.
Komentar
Posting Komentar